Partisipasi Gereja untuk mewartakan Injil dalam dunia dan sarana di jaman sekarang
Keikutsertaan kita untuk berpartisipasi dalam mewartakan Injil menggunakan instrumen atau teknologi di jaman sekarang
Ajaran Gereja
Dalam dokumen yang dikeluarkan oleh Tahta Suci, Pontifical Council for Social Communication (Dewan Kepausan untuk Komunikasi Sosial), yang berjudul “Gereja dan Internet” (2002), membahas dua hal:
Komunikasi merupakan sebuah jalan untuk menyampaikan Kabar Gembira tentang Yesus Kristus kepada dunia
Media atau alat komunikasi di jaman sekarang (dengan kecanggihannya) menjadi instrumen fungsionaris untuk menjalin komunikasi dalam usaha evangelisasi kepada dunia.
“Komunitas vritual iman”
Teolog
Andrew Byers, teolog Amerika, dalam bukunya TheoMedia: The Media of God and the Digital Age (2013)
Media atau alat komunikasi di jaman sekarang adalah “media Allah”
Dalam PL, Allah menggunakan media untuk menyalurkan Sabda-Nya, baik secara oral ataupun tertulis > Ia menggunakan lidah para nabi-Nya.
Inkarnasi merupakan puncak dari TheoMedia > melalui inkarnasi, Allah (dalam Diri Yesus Kristus) mengkomunikasikan Diri-Nya dalam membangun relasi dengan umat-Nya.
Media atau alat komunikasi jaman sekarang adalah TheoMedia “Jika diri kita, didorong oleh Roh Allah, melalui kegiatan online – melalui kicauan Twitter, komentar-komentar dan status update kita, serta dalam meneruskan informasi dalam pelbagai aplikasi on line; itu semua didasari oleh nilai-nilai iman Kristiani”.
Adrew Byers > media dan alat komunikasi di jaman digital sekarang ini dapat menjadi media baru Allah untuk dekat dengan umat-Nya.
Kita sebagai Gereja diundang untuk juga berpartisipasi menggunakan sarana komunikasi di jaman sekarang ini untuk mewartakan Kristus
Tidak menggunakannya hanya untuk sarana rekreasi
Tapi menggunakannya secara aktif sebagai sarana untuk mewartakan nilai-nilai iman Kristiani.